Pengaruh Pelatihan Balut Bidai Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) Di SMA N.4 Kota Bengkulu
Abstract
ABSTRAK Balut Bidai adalah perawatan umum trauma ekstremitas atau imobilisasi dari lokasi trauma seperti belat (spalk) untuk mempertahankan posisi bagian tulang yang patah agar tidak bergerak dan mencegah terjadinya kontaminasi dan komplikasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) Di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) tahun 2019 sebanyak 33 siswa/i. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan Uji Wilcoxon Signed Rank Test didapat data pengetahuan sebelum perlakukan dan sesudah perlakuan sebesar -4,301 dengan nilai Asymp. Sig (p)=0,000, dan data keterampilan sebelum perlakuan dan sesudah perlakukan sebesar -4,735 dengan nilai Asymp. Sig (p)=0,000. Karena nilai p-value=0,000<0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) di SMA N. 4 Kota Bengkulu. Diharapkan kepada pihak sekolah SMA N. 4 Kota Bengkulu mampu bekerjasama dengan PMI, Puskesmas, ataupun pihak yang berwenang tentang penanganan pertama cedera sehingga dapat membantu siswa/i dalam melakukan upaya penanganan terhadap siswa/i yang mengalami cedera dan responden untuk meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan, membaca materi tentang balut bidai melalui media cetak seperti buku tentang balut bidai atau media elektronik. Kata Kunci : Pelatihan Balut Bidai, Pengetahuan, Keterampilan ABSTRACT Splint Dressing (Fixation) is a general treatment of extremity trauma or immobilization from the site of trauma such as splinting (spalk) to maintain the position of broken bones so as not to move and prevent contamination and complications. Formulation of problem in this study was whether there is Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. The aims of this study was to determine Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. This study used pre-eksperiment with one group pre-test post-test design. Population in this study were students of Youth Red Cross (PMR) during 2019 with the amount of 33 students. Data analysis in this study used univariate and bivariate with Uji Wilcoxon Signed Rank Test.The results of this study showed: based on Wilcoxon Signed Rank Test obtained knowledge before treatment and after treatment were -4,301 with value of Asymp. Sig (p)=0,000, and skills data before treatment and after treatment were -4,735 with value of Asymp. Sig (p)=0,000. Because value of p-value=0,000<0,05 so that can be concluded there is Effect of Splint Dressing (Fixation) Training to Knowledge and Skills of Youth Red Cross (PMR) Students at SMA N. 4 Bengkulu City. It is expected that the SMA N. 4 Bengkulu City can collaborate with PMI, Puskesmas, or the authorities regarding the first treatment of injuries so that they can assist students in making efforts to deal with students who are injured and respondents to increase knowledge through training, read material about splint splints through print media such as books on splint splints or electronic media. Keywords: Splint Dressing (Fixation) Training, Knowledge, SkillsDownloads
Download data is not yet available.
Published
2019-09-19
How to Cite
Listiana, D. (2019). Pengaruh Pelatihan Balut Bidai Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa/i Palang Merah Remaja (PMR) Di SMA N.4 Kota Bengkulu. CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL, 3(2), 145-156. Retrieved from http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/ners/article/view/580
Section
Articles
Informasi Hak Cipta
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



