FAKTOR LINGKUNGAN RUMAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DUSUN I DAN II DESA NEFOKOKO KECAMATAN MOLLO UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran napas, mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan andeksanya seperti sinus, rongga telinga tengah, dan pleura. Salah satu faktor penyebab terjadinya ISPA adalah kondisi lingkungan rumah (ventilasi, lantai rumah dan letak dapur). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor lingkungan rumah yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Dusun I dan II Desa Nefokoko Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin dan besaran sampel 76 responden. Hasil penelitian yang menggunakan uji chi square menunjukan bahwa ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian ISPA (p=0,002), lantai rumah (p=0,040) dan letak dapur (p=0,003). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keadaan lingkungan fisik rumah sangat berkaitan erat dengan kejadian ISPA pada balita. Jika keadaan fisik rumah tidak sesuai dengan standar kesehatan semakin besar terjadinya ISPA pada balita. Kata Kunci: ISPA, Faktor Lingkungan Rumah.Downloads
Download data is not yet available.
Published
2021-02-22
How to Cite
lewar, emanuel, & Vanchapo, A. (2021). FAKTOR LINGKUNGAN RUMAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DUSUN I DAN II DESA NEFOKOKO KECAMATAN MOLLO UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN. CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL, 5(1), 1-5. Retrieved from http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/ners/article/view/956
Section
Articles
Informasi Hak Cipta
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



