Studi Deskriptif: Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun di Paud Beato Tommaso Maria Fusco, Kota Kupang
Abstract
Prevalensi penyakit maupun masalah keterlambatan perkembangan pada anak cenderung tinggi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perkembangan (Motorik halus, motorik kasar, bahasa dan adaptasi sosial) anak usia 3-6 tahun pada PAUD Beato Tommaso Maria Fusco, Sikumana, Kota Kupang.Sampel penelitian diambil menggunakan total sampling dimana peneliti mengukur tingkat perkembangan semua anak yang hadir sejumlah 43 anak dari total 48 anak yang belajar di Paud Beato Tommaso Maria Fusco.Hasil penelitian menunjukkan sebesar 21 orang (48.8%) anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect), sebesar 20 orang (46.5%) anak berada pada kategori normal, 2 orang (4.7%) anak tidak dapat diperiksa (untestable). Sebagian besar anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect) Kata Kunci: Anak, status perkembangan, Denver IIDownloads
Download data is not yet available.
Published
2019-09-20
How to Cite
Nahak, M. (2019). Studi Deskriptif: Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun di Paud Beato Tommaso Maria Fusco, Kota Kupang. CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL, 3(2), 102-109. Retrieved from http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/ners/article/view/625
Section
Articles
Informasi Hak Cipta
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



