PENGARUH FREE ACTIVE EXERCISE (FAE) TERHADAP PENINGKATAN RANGE OF MOTION (ROM) SENDI LUTUT LANSIA DI POSYANDU LANSIA PASIR PANJANG KOTA KUPANG

  • Yetur Talan Prodi Ners STIKES CHMK

Abstract

Free Active Exercise (FAE) adalah latihan isotonik yang dapat meningkatkan tonus otot, massa, kekakuan otot dan fleksibilitas sendi. Lanjut usia sangat efektif mendapatkan latihan Free Active Exercise (FAE) untuk mencegah terjadinya penurunan rentang gerak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia di Posyandu Lansia Pasir Panjang Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pra-eksperiment one group pre-post test design dengan variabel penelitian yaitu Range Of Motio (ROM). Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan SOP Free Active Exercise (FAE) dan Goniometer sebagai alat ukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikannya p ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan Free Active Exercise (FAE) dengan nilai p value 0,001. Range Of Motion (ROM) sebelum dilakukan Free Active Exerise (FAE) berada pada rentang gerak 4 yaitu gerak tidak penuh, Range Of Motion (ROM) setelah dilakukan Free Active Exercise (FAE) berada pada rentang gerak 5 yaitu gerak penuh dan ada pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia. Oleh karena itu pemberian latihan gerak aktif secara teratur dapat mencegah ketergantungan lansia. Kata Kunci: Free Active Exercise (FAE), Range Of Motion (ROM), Lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Nugroho. W. 2008. Keperawatan Gerontik & Geriatrik. Ed. 3. Jakarta: EGC.
2. Stanley, M. & Beare, P.G. 2006. Buku Ajar Keperawatan Gerontik, Ed. 2. Jakarta: EGC.
3. Potter, P.A. & Perry, A.G. 2009. Fundamental Keperawatan. Buku 1 Edisi 7. Jakarta: Salemba Medika.
4. Babdiyah, S. 2009. Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika.
5. Balitbang Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
6. Hidayat, A.A. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
7. Nursalam. 2013. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, pendekatan praktis, Ed. 3. Jakarta: Salemba Medika.
8. Luklukaningsih, Z. 2009. Sinopsis Fisioterapi, Untuk Terapi Latihan. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press.
9. Maryam, R.S. 2008. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.
Published
2017-04-21
Section
Articles